DPRD Mukomuko Sarankan Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Hingga Ke Pelosok Desa

Elmadani.id | Mukomuko_Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko  mengharapkan peningkatan pembangunan di daerah pinggiran Kabupaten Mukomuko. Hal ini guna mendorong pemerataan pembangunan daerah sehingga tidak hanya fokus dalam kota saja melainkan luar kota juga.

“Pembangunan di daerah kita ini masih banyak yang harus dibenahi. Salah satunya adalah pemerataan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran terutama pelosok desa,”ungkap Anggota Komisi II DPRD Mukomuko Sukandi, SE,. MM kepada awak media Minggu (21/08/2022)

Sukandi  mengatakan,  akibat masih tertingalnya daerah pinggiran dan pelosok desa menyebabkan masyarakat setempat selama ini harus merasakan biaya transportasi yang lebih mahal dari daerah perkotaan.

“Contohnya masyarakat yang berada di kawasan tepian sungai atau desa pinggiran yang belum terjamah peningkatan infrastruktur jalur darat. Mereka harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit jika ingin bepergian ke Kota Mukomuko,”ujarnya.

Karena itu ia berharap kepada pemerintah, untuk memaksimalkan pelayanan publik didaerah pinggiran. Misalnya saja, pelayanan di bidang infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, karena dengan maksimalnya pelayanan didaerah tersebut, maka dapat meningkatkan kesejahteraan dan sumberdaya manusia (SDM) masyarakatnya bisa bersaing.

Sukandi anggota dewan Daerah Pemilihan (Dapil) III dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mukomuko  tersebut, menyampaikan bahwa desa-desa di wilayah Kabupaten Mukomuko haus akan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Masih banyak akses jalan masyarakat yang masih sulit dilalui kendaraan. 

‘’Boleh kita lihat bersama, begitu banyak jalan di desa di daerah kita ini masih belum tersentuh aspal. Artinya, masih sangat sulit dilalui kendaraan. Dengan kondisi ini, laju pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa melamban,’’ imbuhnya. 

Belum lagi infrastruktur penunjang pendidikan. Kata Sukandi, akan jauh berbeda kondisi sekolah di pusat perkotaan dengan desa. 

‘’Pemerataan tenaga pendidik dan pembangunan infrastruktur penunjang pendidikan juga mesti diperhatikan. Jujur saja, untuk daerah kita, di desa-desa masih banyak sekolah yang masih kekurangan guru dan belum lagi sarana dan prasarana penunjang lainnya. Kita berharap ini menjadi bagian yang mesti diperhatikan secara serius kedepan,’’ demikian Sukandi.

Sukandi   meminta kepada pemerintah daerah melalui Bappeda melakukan perencanaan pembangunan yang matang, “Masalah lain yang paling penting kita selesaikan salah satunya masalah RT RW, karena ada program dari pemerintah pusat yang mewajibkan setiap Kabupaten/Kota untuk memiliki Perda RTRW ini. Tetapi, alhamdulillah Kabupaten Mukomuko menjadi salah satu bagian dari program pemerintah pusat PKSN (Pusat Kegiatan Strategis Nasional). Jika Perda tidak selesai maka program tersebut tidak bisa dilaksanakan,” Ucapnya.[Munawir/Adv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *