
Elmadani.id | Empat Lawang-Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kembali mencatat langkah penting dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Kamis, (2/10/2025).
Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad bersama BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Linggau secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait pengaktifan kembali layanan BPJS Kesehatan di wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.
Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak baru setelah sebelumnya kerja sama sempat terhenti akibat tunggakan iuran BPJS sebesar Rp30 miliar.
Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Joncik Muhammad dan Wakil Bupati Arifai, Pemkab Empat Lawang menunjukkan komitmennya dengan mulai mencicil pembayaran sebesar Rp20 miliar dari total tunggakan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini MoU sudah ditandatangani. Ini adalah janji politik saya sebelum Pilkada 2025 yang sekarang kami realisasikan. Saya berharap layanan bisa aktif 1 Oktober, namun sesuai regulasi baru bisa dimulai 1 November. Saya mohon maaf, yang penting proses sudah berjalan dan Insya Allah layanan segera aktif,” kata Bupati Joncik.
Dirinya lanjut Joncik, juga mengakui sempat bereaksi tegas saat proses MoU berlangsung.
“Tadi tensi saya memang naik, itu wajar. Kalau hak masyarakat Empat Lawang terancam, saya pasti marah. Itu bukti saya cinta rakyat saya,” tegasnya.
Dalam langkah berani lainnya, Pemkab Empat Lawang juga mengambil kebijakan strategis dengan mengalihkan anggaran pengadaan mobil dinas kepala daerah untuk membantu membayar tunggakan BPJS. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pada kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi pejabat.
Pihak BPJS Kesehatan Lubuk Linggau menyampaikan bahwa saat ini hanya tinggal menunggu data peserta dari Dinas Kesehatan Empat Lawang. Setelah proses verifikasi selesai, maka kepesertaan akan otomatis aktif kembali mulai 1 November 2025.
Acara penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Arifai, Ketua DPRD Darli, Kepala BPKAD Iwan Mike, Direktur RSUD Empat Lawang Devy Andriyanti, Plt. Asisten I Budi Sumitro; serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Deri Kurniawan.
Langkah ini semakin mengukuhkan kepemimpinan Joncik Muhammad dan Arifai sebagai pasangan kepala daerah yang berani mengambil keputusan penting demi kesejahteraan masyarakat.
Pengaktifan kembali BPJS Kesehatan menandakan bahwa pembangunan di Empat Lawang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menjamin hak dasar warga dalam bidang kesehatan.
Keputusan untuk mengorbankan fasilitas pribadi demi kepentingan masyarakat ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata kepemimpinan yang pro-rakyat dan berorientasi pada keadilan sosial. (Amril Sy/Adv)