
Elmadani.id | Jambi_Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi terima audiensi dengan puluhan orang perwakilan dari organisasi transportasi online gabungan aksi roda dua (Garda) Provinsi Jambi, Jumat (5/8/22).
Audiensi itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III Ivan Wirata, hadir juga anggota Komisi III Fauzi Ansori, Juwanda di ruangan Banggar DPRD Provinsi Jambi.
Kata Ivan Wirata, audiensi dengan puluhan orang perwakilan dari organisasi transportasi online gabungan aksi roda dua (Garda) itu mereka membawa aspirasinya untuk dibahas di DPRD Provinsi Jambi.

“Dalam pertemuan ini sedikitnya para ojol itu membawa sembilan aspirasinya untuk diperjuangkan oleh DPRD Provinsi Jambi untuk memberikan rasa aman dan kesejahteraan pekerja ojol tersebut,” kata Ivan Wirata.
Sembilan aspirasinya, diantara nya soal peraturan menteri nomor 12 tahun 2019 belum mewajibkan perusahaan aplikator memberikan jaminan dan santunan pada para ojol. Kemudian masih terdapat perusahaan aplikator tidak bertanggung jawab dalam menganti terkait orderan fiktif dari konsumen, Kejelasan mengenai pengkliman asuransi mitra masih sulit, dan ketidak sesuaian map (jarak tempuh) dengan aplikasi map dilapangan.
Menurut Ivan Wirata, para pelaku ojol ini merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat pandemi Covid-19. Semua aktivitas masyarakat dibatasi.

“Para ojol ini lah yang terus berjuang keluar beli makanan, dan mengantarkan pesanan order masyarakat bisa didapatkan walaupun tidak keluar rumah. Selain itu para ojol ini juga menumbuhkan perekonomian. Dari sini tidak sedikit para ojol mendapatkan penghasilan untuk keluarga nya. Kita Komisi III mitra nya Kementrian perhubungan akan perjuangkan aspirasinya ke Kementerian Perhubungan,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, Pemerintah Daerah sebagai pengawas, segi asuransi, ketenagakerjaan, regulasi Pergub, dan kajian hukum. Agar bisa memberikan pengawasan.
“Soal ini kami tidak main-main, semua keluhan mereka akan kita tindaklanjut baik ke instansi terkait di Pemerintah Provinsi Jambi, maupun ke Kementrian Perhubungan,” tutupnya.
( RH )