
Bengkulu Selatan-Jembatan gantung datar lebar air selali satu bulan yang lalu hilang digasak Maling.
Sedangkan jembatan tersebut aset pemeritah kabupaten bengkulu selatan,hal demikian sudah barang tentu aset tersebut tidak pernah dipeliharah oleh pemeritah dari dinas yang terkait dilingkungan pemerintah dikabupaten Bengkulu Selatan.
Menurut kepala desa,desa selali Merzoni Amiri Beliau sangat menyesal atas kejadian yang menimpa didusun/desa selali.
Sebab kenapa jembatan tersebut kerusakan nya itu sudah lama bahkan sudah mencapai titik nol untuk perbaikan perehapan nya kembali.

Namun tetapi sebelum saya menjabat kepala desa jembatan gantung tersebut sudah sering diusul kan untuk perehapan,tetapi sama sekali belum ada tanggapan sama sekali oleh pemerintah Bengkulu selatan.
Juga sebalik nya ditahun penjabatan saya bahkan sudah juga di usulkan melalui propusal maupun melalui bujiak,an dusun lapangan sepak bola desa Nanjungan setahun terakhir, namun tetap juga usulan demi usulan belum ada tanggapan nya sama sekali ungkap kades.
Juga bukan saja hanya tiang besi jembatan gantung datar lebar digasak maling,dalam satu bulan ini rumah warga Jarman kehilangan satu set kursi digasak maling pada bulan yang sama.
Juga satu yunit sepeda motor Honda Revo milik Yono sama juga hal nya dalam satu bulan yang sama kehilangan jadi dalam satu bulan tiga kali kejadian maling menimpa warga didesa sesali kesal kepala desa.
Jadi intelkam polres Bengkulu selatan Polsek Pino raya diharapkan turun kelapangan penelusuran dan penyelidikan tiang besi jembatan yang hilang serta satu yunit motor warga desa selali demi kenyamanan masyarakat harapan kades.
Penulis : Ali S.