
Elmadani.id_Pramusaji setiap instansi pemerintah di salah satu desa yang ada di kecamatan XIV Koto mengeluh oleh kenakalan remaja. Keluhan ini dikarenakan, setiap pagi disuguhi dengan sampah bekas para remaja yang memanfaatkan gedung Pemerintah untuk dijadikan tempat nongkrong pada malam hari nya.
Menurut keterangan dari salah satu pramusaji dan penjaga malam gedung pemerintah yang tidak mau disebut nama nya demi keamanan. Bukan sekedar saat ini saja, Hal ini sudah lama terjadi, mungkin sudah puluhan tahun semenjak berdirinya bangunan pemerintah di desa kami. Semakin hari semakin parah kelakuan remaja yang nongkrong.
“Saya di percaya sebagai penjaga malam telah sering menegur para remaja yang sering duduk di kantor tempat saya bekerja, Namun tidak bertahan lama para remaja tidak mau mendengarkan teguran saya yang selalu memanfaatkan kantor saya dijadikan tempat nongkrong.
Berbagai macam cara sudah saya lakukan, Bahkan sudah melapor ke pihak desa dan Linmas desa setempat tidak juga ada perubahan
Laporan kami direspon cepat oleh pihak perangkat desa.
Pihak desa sudah mencoba menegur setelah ada nya laporan kami.
Akan tetapi teguran itu kurang di indahkan oleh para remaja. Saya takut apabila ini dibiarkan akan terjadi adanya kehilangan dan perusakan bangunan yang ada, Dan untuk sekarang bisa diduga hanya remaja desa setempat, untuk selanjut nya bisa jadi remaja dari luar desa ikut-ikutan memanfaatkan niat yang tidak baik.
Semakin hari semakin parah yang kami dapatkan, Selama ini hanya sekedar sampah makanan dan minuman, Melainkan Sampah kartu Remi dan juga berbagai macam sampah lain bekas Minuman keras, pada hari masuk kerja setelah libur kerja seperti, malam Sabtu, malam Minggu, dan malam Senin maupun malam libur nasional lain nya.
Informasi ini juga dibenarkan oleh pramusaji dan penjaga malam di gedung pemerintah lain yang masih dalam satu desa.
Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa juga pernah menegur remaja tersebut pada malam harinya, namun teguran itu hanya berlaku saat malam itu saja bagi remaja yang merasa enak menggunakan gedung yang selalu dibersihkan setiap pagi oleh pramusaji. Bhabinkamtibmas juga melihat adanya kartu Remi yang habis dipakai pada malam hari nya diduga untuk judi.
Sebelum pihak penjaga malam Melapor ke bhabinkamtibmas, Linmas ( HANSIP ) desa setempat juga pernah menegur dan juga tidak membuahkan hasil.
Pihak penjaga malam dan pramusaji gedung pemerintah yang ada di desa tersebut berharap, pihak Satuan Polisi Pamong Praja ( SATPOL-PP ) mendengarkan keluhan kami, demi menjaga keamanan dan ketertiban gedung pemerintah yang ada di desa kami tutup nya.
Laporan : zamheri.