
XIV Koto – Kabupaten Mukomuko mayoritas berpenghasilan dari berkebun sawit, dengan berbagai luas kebun yang dimiliki oleh warga.
Akan tetapi masyarakat di Mukomuko juga masih banyak masuk dalam kategori kurang mampu dikarenakan hidup dalam upah harian.

Didesa Pauh Terenja sebanyak 27 Keluarga Penerima Manfaat tergolong kehidupan miskin extrim, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa yang selalu peduli memikirkan keluhan warga miskin, Jum’at 16 Mei 2025 di gedung Perpustakaan Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, kabupaten Mukomuko, provinsi Bengkulu.
Itu semua terlihat jelas setelah dilaksanakan nya kegiatan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT – DD ) Tahap dua desa pauh Terenja. Walaupun saat ini Mukomuko mulai masuk perekonomian sulit karena sawit mulai memasuki masa trek.

Kepala Desa Pauh Terenja Rodi Hartono, SH. Tidak bosan-bosan nya berpesan kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ), Agar bantuan ini digunakan untuk keperluan pembelian kebutuhan sembilan bahan pokok ( SEMBAKO ), karena Sembako adalah bahan yang terpenting untuk bertahan hidup dan selalu dibutuhkan setiap hari.
Bantuan Langsung Tunai ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam program mengurangi angka kemiskinan.
Kepala Desa Pauh Terenja juga menyampaikan, masyarakat jangan hanya mengandalkan bantuan pemerintah saja, akan tetapi berusahalah untuk bangkit dari kemiskinan, karena belum tentu bantuan ini berlaku selamanya. Saat ini pemerintah akan membuat Koperasi Desa, Saat koperasi itu telah terbentuk di desa kita nantinya besar kemungkinan bisa meringan kebutuhan. Sebab saat sekarang pemerintah mulai membentuk Koperasi Desa yang diberi nama Koperasi Merah Putih.
Manfaatkan lah kesempatan tersebut dengan baik dan ikutilah aturan yang sudah ditetapkan tutup nya.
Hadir dalam acara, Camat XIV Koto, BPD beserta Anggota, Kades Beserta Perangkat, Babinsa,Babinkamtibmas, Dan seluruh warga Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ).
Laporan : zamheri.