Pemdes Pauh Terenja Beserta Perwakilan Warga Turun Ke Jalan Dalam Penggalangan Dana Kemanusiaan Korban Banjir Di Sumatra.

Mukomuko-XIV Koto – Hari ini, Selasa 9 Desember 2025, pemerintahan kecamatan XIV Koto, melalui pemerintah desa Pauh Terenja, kabupaten Mukomuko, provinsi Bengkulu. Mengadakan kegiatan penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu saudara kita yang mengalami musibah bencana banjir di sumatera.

Kegiatan ini dilakukan oleh pemerintahan desa ( Pemdes ) bersama warga desa Pauh Terenja meminta keikhlasan para pengendara roda empat, maupun roda dua menyumbangkan sedikit rezekinya membantu kesusahan saudara kita yang kini sangat membutuhkan uluran tangan kita semua mencukupi kebutuhan sehari – hari.

Pemerintahan desa melalui Dandi. Sekretaris Desa Pauh Terenja mengatakan keawak media.
” Kami dari pemerintahan desa tidak hanya membuka bantuan berbentuk uang saja, tapi kami juga akan menerima bantuan dalam bentuk apapun yang penting bermanfaat untuk saudara kita sedang dilanda bencana banjir di sumatera “.

Bantuan ini akan di berikan oleh pihak desa ke pihak kecamatan XIV Koto. Dan akan diserahkan ke pihak pemerintahan Kabupaten Mukomuko.
Bantuan akan di antar langsung oleh pemerintahan kabupaten ke pemerintah daerah setempat yang terdampak.

Penggalangan dimulai dari jam 08.00 WIB dan berakhir jam 11.30 WiB ini. Tidak mengudang unsur paksaan, yang di utamakan kesadaran dan keikhlasan hati para pengendara. Berapapun yang diberikan akan diterima oleh petugas pelaksana.

Nelka Ratna Sari, Bersama Reni Levia Karlina. Perwakilan warga Pauh Terenja mengatakan, ” Hatinya Merasa Terpanggil membantu sahabat kita yang terdampak. Dengan adanya kegiatan yang dilakukan ini bisa sedikit membantu rasa sedih saudara kita yang dilanda musibah banjir.

Saudara kita yang terlanda banyak kehilangan harta benda nya, Bahkan ada yang kehilangan keluarga akibat banjir tersebut. Kami berharap tempat kita selalu menerapkan rasa peduli sesama ini selalu ada dalam hati semua masyarakat yang ada, Terutama Desa Pauh Terenja ” tutupnya.

Laporan : zamheri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *