Kisah Nyata! Bidan Bantu Kuntilanak Melahirkan, Meraung Bak Harimau Diiringi Bunyi Anak Ayam

Elmadani.id | Mistis_Kisah Nyata! Bidan Bantu Kuntilanak Melahirkan, Meraung Bak Harimau Diiringi Bunyi Anak Ayam.

Sebuah kisaha mistis dialami seorang Bidan, saat membantu seorang pasie yang ternyata adalah Kuntilanak.

Kisah mistis Bidan yang membantu proses persalinan Kuntilanak ini, dibagikan oleh Nadia Omara.

Diperoleh dari seorang wanita bernama Anindya, dari Lampung Selatan.

Kisah ini bermula ketika ibu Anindya di datangi oleh seorang kakek tua di rumahnya, dengan sepeda. 

Kakek tua tersebut meminta bantuan ibu Anindya agar bisa membantu proses persalinan anaknya. 

Tanpa berpikir panjang lebar, ibu Anindya pun pergi bersama si kakek, yang memang kala itu orang melahirkan dirumah sendiri dengan bantuan bidan atau dukun masih di perbolehkan. 

Tibalah ibu Anindya dirumah tersebut, melihat seorang wanita hamil bertubuh agak besar, badan bergelombang tengah merintih kesakitan. 

Disana ibu Anindya melihat beberapa keluarga lainnya, serta seorang dukun yang ikut membantu proses persalinan wanita yang tidak disebutkan namanya. 

Karena sudah merasa terlalu merasa kesakitan, wanita hamil tersebut mengeluh sejadi-jadinya, hingga membuat ibu Anindya mengingatkannya untuk beristighfar. 

Bukannya beristighfar wanita itu, justru meraung seperti seekor Harimau. Tak ingin ambil pusing ibu Anindya berusaha segera mengeluarkan sang jabang bayi. 

Akhirnya bayi yang dinantikan pun lahir. Namun saat bayi itu lahir seperti disambut dengan suara induk ayam yang terus berbunyi. 

Anehnya orang-orang dirumah itu, tidak menyadari jika ada suara induk ayam hanya ibu Anindya dan dukun melahirkan tersebut. 

Ibu Anindya kemudian mengingatkan agar tidak menyimpan kandang ayam dibawah tempat tidur, karena tidak bersih untuk ibu dan bayi. 

Ibu Anindya kemudian kembali kerumahnya diantar lagi si kakek yang menjemputnya.

Saat tiba dirumah ibu Anindya menceritakan pengalamannya kepada ibunya (nenek Anindya). 

Ibu Anindya membahas tentang induk ayam yang terus berbunyi ketika bayi itu dilahirkan.

Nenek Anindya pun langsung mengatakan jika yang anaknya bantu melahirkan tadi bukanlah manusia. 

Ibu Anindya pun tidak percaya dengan perkataan yang baru dia dengar, bahkan ketika nenek Anindya mengatakan jika proses persalinan seperti itu bukanlah manusia melainkan kuntilanak. 

Ibu Anindya hanya tersenyum sambil mengatakan itu tidak mungkin, karena di daerah itu ada begitu banyak rumah. 

Namun, karena merasa penasaran, esok harinya ibu Anindya kembali kerumah tersebut yang bersebelahan langsung dengan gudang gula pasir. 

Betapa kagetnya dia ketika melihat jika tidak ada rumah ataupun bangunan ditempat itu.

Ibu Anindya lalu menanyakan ke warga sekitar untuk memastikannya. 

Tapi warga tersebut mengatakan jika tempat yang di maksud ibu Anindya, dari dulu tidak pernah ditempati oleh seseorang, dengan kata lain itu adalah sebuah hutan yang kosong.[Ali S]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *