
LIMAPULUH KOTA,Seorang siswa SMP Negeri 2 Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapukuh Kota bernama Muhamad Yazid berhasil mengharum nama Kabupaten Limapuluh Kota, setelah berhasil mendapatkan Medali Perunggu pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Internasional ke-2 tahun 2025 yang diadakan Federasi Pencak Silat Indonesia di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara di Kota Medan baru-baru ini.
Muhammad Yazid remaja kelahiran 26 Januari 2012 ini mengaku, sudah menggeluti olah raga pencak silat sejak Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) di Jorong Kuranji, Kenagarian Guguk VIII Koto, Kecamatam Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota.
Muhammad Yazid mengakui, mengeluti olah raga pencak silat adalah atas dorongan ke dua orang tuanya Refilian (ayah) dan Mesrawati (ibu).

” Ayah dan Ibu terus memberikan motivasi dan mengatakan, kalau kita sudah punya sertifikat akan mudah cari sekolah dan pekerjaan nantinya. Motivasi dari ke dua orang tua itulah yang membuat Saya rajin berlatih dan mengikuti setiap kejuaraan pencak silat, baik yang digelar di daerah maupun tingkat nasional, ” tutur Muhammad Yazid.

Kemudian yang paling membanggakan kedua orang tuanya, termasuk sekolah dan perguruan pencak silat tempat Muhammad Yazid berlatih termasuk Kabupaten Limapuluh Kota adalah ketika berhasil meraih Medali Perunggu pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Dunia yang digelar di Kota Medan.
Atas prestasinya itu Muhammad Yazid berhasil mendapat Medali dan Sertifikat yang ditanda tangani oleh Presiden Federasi Pencak Silat Indonesia Jendral TNI (Purn) Prabowo Subianto yang saat ini adalah Presiden Republik Indonesia.

” Total mendali yang berhasil diperoleh dari berbagai kejuaraan pencak silat yang telah dikuti adalah sebanyak 7 keping mendali dan 2 adalah Medali Emas yang diperoleh ketika masih duduk Sekolah Dasar, ” ungkap Muhammad Yazid.
Muhammad Yazid juga menyatakan ketika sekolah di SMP Negeri 2 Kecamatan Guguak, dia juga telah berhasil meraih 5 keping medali yakni 1 Mendali Emas, 2 Mendali Perak dan 2 Mendali Perunggu.

Sementara itu Kepada Sekolah SMP Negeri 2 Guguk VIII Koto, Ritawati.S.Pd mengatakan, keberhasilan siswanya Muhammad Yazid dalam cabang olah raga Pencak Silat, tentunya tidak terlepas dari kolaborasi atau perpaduan antara pendidikan di sekolah dengan arahan dan bimbingan dari ke dua orang tua di rumah.
” Melalui prestasi olah raga Pencak Silat yang telah berhasil diraih Muhammad Yazid, tentunya tidak hanya ke dua orang tua, pihak sekolah dan perguruan tempat dia berlatih yang merasa bangga. Namun Kabupaten Limapuluh Kota juga merasa bangga karena ada seorang remaja dari Kabupaten Limapuluh Kota yakni Muhammad Yazid telah berhasil memperoleh Medali Perunggu pada Kejuaraan Pencak Silat Internasional ke-2 tahun 2025 yang diadakan Federasi Pencak Silat Indonesia di Gedung Serba Guna Pemprov Sumatera Utara di Kota Medan baru-baru ini, ” ungkap Ritawati.

Lebih jauh Ritawati berharap, kepada semua pihak termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Limapukuh Kota dan Pemerinrah Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan dukungan kepada sang pendekar asal Kabupaten Limapukuh Kota ini demi masa depan Muhammad Yazid, ” pungkas Ritawati didampingi guru pembimbing, Teflita.S.Pd. (Zamheri)