
MUKOMUKO*– Masyarakat Kabupaten Mukomuko yang sekitar 90% menggantungkan hidup pada perkebunan sawit dibuat kaget atas anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) hingga Rp2.600 per kilogram di tingkat pabrik dalam sehari terakhir.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Amanah, Zuhur, mengungkapkan keanehan pada penurunan harga tersebut. Menurutnya, hanya PT Puding Emas yang turun sekitar 30% dengan harga Rp3.100 per kilogram TBS, padahal pabrik itu berada di Kabupaten Bengkulu Utara, berjarak sekitar 100 meter dari Kabupten Mukomuko.
PT Puding Emas yang hanya berjarak 100 meter dari Kabupaten Mukomuko, harganya tetap bertahan dan hanya turun 30%. Sedangkan di Kabupaten Mukomuko seluruh pabrik sawit terjun bebas tadi malam. Ada apa?” ujar Zuhur. Pada media ini, Kamis 21 Mei 2026.
Secara terpisah, PPWI Mukomuko saat bersilaturahmi di salah satu ramp sawit di Kecamatan XIV Koto, Rabu 20 Mei 2026, juga membenarkan bahwa harga TBS di pabrik-pabrik Mukomuko sudah mengalami penurunan.
PPWI Mukomuko berharap Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui dinas terkait segera merespons anjloknya harga TBS ini.
“Kasihan masyarakat. Sementara harga pokok seperti minyak goreng mahal, begitu juga gas LPG yang mahal dan susah didapat,” ungkapnya.
Masyarakat berharap ada kejelasan dan langkah cepat dari pemerintah daerah agar petani sawit tidak semakin dirugikan di tengah tingginya biaya hidup. (PPWI Mukomuko/Red)